Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Cuek

Ada rasa yang belum sempat tersampaikan,ada kata yang belum sempat terucap. Sebenarnya aku tak ingin tapi mungkin ini sebuah pilihan atas apa yang kulihat,atas apa yang kudengar dan rasa.Aku menjauh bukan berarti aku menghilang,aku akan tetap ada hanya sebagai bayangan mu saja.Aku takut jika kita terlalu dekat tak menjadikan kita tumbuh tapi hanya bertabrakan dan berebut nantinya.Mungkin kita perlu mengambil jarak untuk tumbuh menjadi besar lalu didekatkan oleh dahan-dahan yang menjadikanya rindang. Mungkin ini terdengar konyol,mungkin ini terlihat egois tapi aku rasa ini yang terbaik,terbaik untuku entah denganmu. Aku seperti ini karena dirimu,kau mulai berpaling seolah ingin menggantikan diriku dengan yang paling.Kau mulai lupa entah melupa.Jangan salahkan aku,aku hanya menjaga diri sebelum jatuh terlalu dalam lalu luka tak tertahankan,aku takut itu. Cuek?aku hanya bersikap tegar atas apa yang sedang terjadi kini.Biarkan ini mengalir begitu saja seolah semua tak terjadi apa-apa. Teri...

Pulang

Sejauh apapun kau pergi,sebanyak apapun kau melangkah pulanglah! Kembalilah ketempat kau mulai berjalan,diamana kau tumbuh,ingat dan ulanglah kembali kenangan-kenangan itu,t akan lama selagi ada kesempatan kenapa engga? Dimasa itu kau mulai membangun tujuanmu,memperkokoh pondasi,membangun tiang-tiang.Disitu kau mulai melihat arahmu,kemana angin itu berhembus. Jika anganmu tak tersampaikan kini,renungi kembali,apa yang kau perbuat dulu,hingga kini angan itu hanya jadi angin. Jalan itu tak semuanya lurus,mulus,bagus.tapi ada juga yang bahkan tak layak untuk dilalui. Jangan pernah berfikir kalau kau gagal,belum terlaksana bukan berarti tidak akan pernah terjadi ,sabarlah menunggu mungkin suatu hari nanti. Jika kau melalui jalan buntu, apa kau akan terus melaju dengan resiko bahaya tak menentu atau kau putar arah kembali ke tempat awal kau mulai berjalan. Pikirkan baik-baik. Tamat

Singgah

Setelah lama berjalan,raga ini mulai lelah dan mencapai batasnya.Mungkin sudah saatnya perahu itu untuk berlabuh dan singgah,mengistirahatkan baling-baling yang sekian lama berputar,mendorong perahu untuk berjalan,menghantam bafqi dan karang.Sudah saatnya menurunkan jangkar yang lama disimpan dan terasingkan.Sudah saatnya menutup layar yang sekian lama terbentang. Ya,kini sudah saatnya ,istirahat dari segala rutinitas dan tekanan tanpa batas.Segala sesuatu yang dipaksa,ditekan penuh beban kini terasa ringan,walau hanya sebentar,aku harap ini bisa mengisi ulang daya dalam diriku,m menyegarkan kembali,meringankan beban pikir. Semua yang dipaksakan memang tidak enak dilakukan,lelah,frustasi,putus asa selalu menyelimuti,berjalan berdampingan seakan menunggu dan tau kapan aku jatuh dan tenggelam atau bahkan seperti perampok yang menghadang dengan kejam tanpa belas kasih sedikitpun tersematkan. Lakukanlah sesuatu sesuai kemampuan saja,janga terlalu dipaksa tapi bukan menyerah begitu saja,uku...

Berjalan

Tak selamanya kita hanya diam dan memandang saja,hanya melangkah tak pasti,cobalah berjalan,berpindah tempat,bergerak lebih ke depan agar tau apa yang akan dilakukan nantinya. Mungkin diantara kita banyak yang bertanya-tanya,mengapa ketika kita berjalan seolah angkasa juga ikut berjalan bahkan sesekali mendahului,jadi fokuslah dengan apa yang ada di depan,dengan apa yang dihadapi,berjuanglah dengan keras. Dunia ini penuh dengan persaingan kawan tapi ingatlah satu hal dunia ini bukan perlombaan yang seolah harus dimenangkan.rasa persaingan itu harus ada agar diri kita terbiasa,dan terlatih bukan untuk berlomba,jika kalah menyerah,jika menang akan tumbang oleh kesombongan. Kita itu seakan mengejar bayangan sendiri,merasa sudah dekat,namun tak kunjung dimiliki ,terus bergerak mengikuti ,jadi jangan terburu-buru kau akan lelah untuk mengejarnya,cukup berjalan berdampingan ,tak akan pergi. Bersambung.... Instagram