Postingan

Menampilkan postingan dengan label sudut pandang

Masa lalu dan dirimu

Saat berkendara tentu pandangan kita fokus kedepan, menatap jalanan, mengatur gas menikmati perjalanan hingga ke tujuan. Namun tak jarang juga harus melihat spion melihat kebelakang untuk mengatur jarak kendaraan.  Ini juga berlaku di kehidupan dalam teorema hubungan, kita tak akan tau bagaimana hati ini bermain, memutar rasa atau bergejolak dengan suasana. Kita tak bisa menyalahkanya, tak bisa pula menghindar atau seolah tak tau. Kita cukup siap, siap akan pergantian ilusi siap akan situasi dan kondisi.  Masa lalu? Apa definisinya, bukankah itu bonus yang didapat dari mengarungi waktu, bukankah itu ghonimah dari peperangan dengan keadaan. Masa lalu bukanlah hal yang tabu tuk dikenang, bukan hal yang mustahil untuk bisa terjadi lagi. Kita tak bisa mengubahnya tapi kita bisa menjaganya, kita tak bisa pula membencinya karena bagaimanapun juga ‘dia' pernah ada. Jika kita membencinya sama halnya dengan kita membenci diri kita yang dulu dan itu suatu kebodohan. Anggap saja masa lal...

Cemburu

Aku tak tau ini artinya apa, sempat aku bertanya-tanya kenapa rasanya begitu tak ikhlas di hati, ketika kau dekat seseorang yang padahal aku sendiri tau bagaimana perasaanmu, tapi tetap saja Hati ini bergemuruh. Meskipun aku juga belum mengungkapkan rasaku padamu tapi kuharap kau sudah tau.  Aku tau ini resiko bagiku, menguatkan hati, memalsukan mimik muka.aku bangga kau disukai banyak orang sebab kau orangnya mudah bergaul, kau hangat. Aku memang percaya padamu tapi aku kurang percaya dengan teman-temanmu,meskipun itu saudaramu sekalipun. Kau tau kenapa aku seperti ini, karena aku laki-laki aku tau jalan fikir laki-laki itu gimana, tidak ada laki-laki dan perempuan itu teman dekat tanpa ada rasa yang tersirat. Meskipun kau bisa menjaga hatimu belum tentu temanmu bisa.  Ya, aku cemburu padamu, bukan karena aku membencimu tapi karena aku menyangimu. 

Mekar

Tak terasa 18 tahun sudah sejak kemunculan ke dunia.18 tahun sudah senang-senang dengan label kanak-kanak,dan kini aku merasakan apa itu kehidupan dan kebimbangan yang sesungguhnya. Seperti bunga yang berubah menjadi buah,tak lagi harus tebar pesona denagn keelokan kelopaknya,menari-nari semerbak harum menenangkan,harus rela dipetik sebagai buah untuk memanjakan lidah. Memang butuh waktu untuk menjadi buah yang matang sehingga aku butuh kamu sebagai ranting tempatku menunggu ,jangan sampai aku jatuh ,membusuk termakan waktu. Aku tak harus menjadi buah yang manis,tak apa aku menjadi buah yang masam,yang mengerutkan keningmu membuat lidah mu bergoyang.Tak apa. Selamat datang,aku menantikanmu masa depan.

Muak

Aku muak,terlalu muak akan problematika yang terjadi,terlalu banyak drama yang diperankan,terlalu banyak pemain yang dikorbankan. Ada apa dengan semua ini,apakah sedang diuji atau hanya permainan orang-orang yang tak peduli.Dari wabah penyakit hingga dikaitkan isu politik tak kongkrit,polemik pendidikan memunculkan perbedaan kasta,perihal kata yang merusak moral anak bangsa 'katanya',yang katanya mewakili rakyat kini berseteru dengan yang diwakilinya,suara-suara menggema lantang keras diikrarkan,sikap seorang pemimpin yang angkuh akan pendapat anggotanya menimbulkan perselisihan antar golongan ya.Membicarakan sikapnya,disamakan dengan pendahulu yang mewariskannya,sumpah serapah dimana-mana,bahwa jabatan hasil pemberian orang tua. Ah kini harus bagaimana,rakyat kecil seakan menonton pertunjukan,bersuara lantang tak didengarkan,mengomentari dipidanakan 'ah baper sekali anda'.Kasihan mereka yang berhak dipidana karena merenggut harta negara. Lucu sekali memperebutkan kekua...

kecewa

Kau tahu,apa yang lebih menyakitkan dari rasa sakit itu sendiri? Rasa kecewa kau tahu. Aku pikir kau orang yang tepat,yang selama ini disembunyikan lalu datang dengan kabar membahagiakan.Tapi aku terlalu naif aku salah menilai mu kau hanya datang padaku ketika kau butuh,kau hanya bersandar,meneduh karena lelahnya dirimu lalu kau pergi dengan bekas yang kau tinggalkan. Aku tau memaksakan perasaan memang tidak baik dilakukan,mungkin awalnya menyenangkan tapi berakhir sakit yang mendalam. Aku tahu perasaan memang kerap kali berubah,sulit di tebak atau diramal sekalipun.Tapi satu hal yang aku tahu jika dibicarakan terus terang tanpa saling gengsi menghadang percayalah rasa itu akan tetap sama . Wahai kamu,meski rasa itu menghilang dari lubuk hatimu,aku hanya tak ingin kau menghilang tanpa kabar,seperti biasa saja hanya saja terpisah batas teman.Aku berterimakasih padamu kau telah meninggalkan bekas di ruangan ini walau hanya sebentar setidaknya pernah terisi.Aku tak akan melupakan kenangan...

Nestapa kala pandemi

Hai,ini cerita dariku.Seorang lulusan SMA terbaru tahun 2020. Dulu sewaktu masih sekolah aku sering mengeluh 'kapan ya lulus,sekolah terus banyak tugas' bagiku itu wajar saja,disaat gejolak masa muda emang ingin sekali hidup bebas,terbebas dari tugas,terbebas dari kepenatan yang terjadwal dan wajar saja karena belum tau kencangnya angin yang menerpa. Tapi kini ,semua berkata lain.Dikala kelulusan yang diidamkan hanya lewat online tanpa berjabat tangan , yang dulu mengidamkan berfoto,untuk kenang-kenangan kini hanya Vidio -call depan layar kaca,dulu berangan-angan 'lulus sekolah terus kerja dapat komisi lalu hura-hura atau masuk perguruan tinggi impian bersenang-senang mumpung masih muda,itu semua angan-angan belaka. Tahun ini memang sulit terasa ,tapi tenanglah semua kan baik-baik saja. Buat mu yang sudah masuk perguruan tinggi impianmu,belajarlah dengan baik,dan lulus dengan predikat yang baik,tak perlu sempurna yang penting itu memuaskan bagimu,tuntunlah mereka-mereka yan...

Senyum manis

Selindung angan dibalik gemerlap malam,sendiri dikamar ini mencatat apa yang kurasa,berkeluh kesah seadanya,bercerita tanpa didengar,menagis tanpa airmata. Kamu, Apakah kamu melihat indahnya malam ini? Dengan gemerlap bintang-bintang di angkasa setia menemani rembulan disana.kunang-kunang menari indahnya cahaya memancar ,alunan irama malamnya menyejukkan hati,berdialog tanpa lawan bicara. Semilir Bayu mengirimkan pesan dari ku yang nian memendam rindu,bodoh memang aku terlalu takut untuk mengungkapkan mungkin dalam lubuk hatimu merasa perasaan mu itu menggantung atau hanya mangkir tenanglah aku telah menerimamu walau aku tak mengungkapkan rasa itu tapi kuharap kau tau maksudku. Teringat senyummu itu, Senyum manis indah terbentang ,terpancar unik mengisyaratkan 'hai ,ini aku' kau pergi meninggalkanku dengan segala haluku saat itu,aku tau kita memang tak saling bertamu,padahal kita tak saling terlampau jauh,tapi tenanglah doa ini selalu tersemat di hatiku. Selamat malam duhai per...

Berdamai

Hai kamu, Apakah kamu merasakan rasa sesak,apakah kamu menyimpan amarah,emosi yang ingin diluapkan? Rasa itu akan menetap disana,berubah menjadi sisi lain dalam dirimu yang harus kau taklukan tapi itu tak akan menghilang. Lalu bagaimana melakukanya? Berdamailah,tenanglah,berbiasalah.Cobalah 'berkenalan' dengan sisi lain dari dirimu itu,ajaklah berbicara Dengan begitu kau akan mengerti bagaimana perasaan dirimu sendiri. Jalin hubungan yang nyaman,memang sulit kedengaranya,namun jika kau dapat melakukannya kau akan tau kemenangan yang sesungguhnya karena hal yang tersulit adalah menaklukan diri sendiri dari kegelapan hati. Misalkan, Jika kegelapan itu sebanyak buih dilautan  maka jadikan hatimu seluas samudera.Hidup ini punya siklus jika dirimu keras kepada diri sendiri maka dunia ini akan lunak kepadamu. #puisi #sudutpandang #motive

Cuek

Ada rasa yang belum sempat tersampaikan,ada kata yang belum sempat terucap. Sebenarnya aku tak ingin tapi mungkin ini sebuah pilihan atas apa yang kulihat,atas apa yang kudengar dan rasa.Aku menjauh bukan berarti aku menghilang,aku akan tetap ada hanya sebagai bayangan mu saja.Aku takut jika kita terlalu dekat tak menjadikan kita tumbuh tapi hanya bertabrakan dan berebut nantinya.Mungkin kita perlu mengambil jarak untuk tumbuh menjadi besar lalu didekatkan oleh dahan-dahan yang menjadikanya rindang. Mungkin ini terdengar konyol,mungkin ini terlihat egois tapi aku rasa ini yang terbaik,terbaik untuku entah denganmu. Aku seperti ini karena dirimu,kau mulai berpaling seolah ingin menggantikan diriku dengan yang paling.Kau mulai lupa entah melupa.Jangan salahkan aku,aku hanya menjaga diri sebelum jatuh terlalu dalam lalu luka tak tertahankan,aku takut itu. Cuek?aku hanya bersikap tegar atas apa yang sedang terjadi kini.Biarkan ini mengalir begitu saja seolah semua tak terjadi apa-apa. Teri...

Pulang

Sejauh apapun kau pergi,sebanyak apapun kau melangkah pulanglah! Kembalilah ketempat kau mulai berjalan,diamana kau tumbuh,ingat dan ulanglah kembali kenangan-kenangan itu,t akan lama selagi ada kesempatan kenapa engga? Dimasa itu kau mulai membangun tujuanmu,memperkokoh pondasi,membangun tiang-tiang.Disitu kau mulai melihat arahmu,kemana angin itu berhembus. Jika anganmu tak tersampaikan kini,renungi kembali,apa yang kau perbuat dulu,hingga kini angan itu hanya jadi angin. Jalan itu tak semuanya lurus,mulus,bagus.tapi ada juga yang bahkan tak layak untuk dilalui. Jangan pernah berfikir kalau kau gagal,belum terlaksana bukan berarti tidak akan pernah terjadi ,sabarlah menunggu mungkin suatu hari nanti. Jika kau melalui jalan buntu, apa kau akan terus melaju dengan resiko bahaya tak menentu atau kau putar arah kembali ke tempat awal kau mulai berjalan. Pikirkan baik-baik. Tamat

Singgah

Setelah lama berjalan,raga ini mulai lelah dan mencapai batasnya.Mungkin sudah saatnya perahu itu untuk berlabuh dan singgah,mengistirahatkan baling-baling yang sekian lama berputar,mendorong perahu untuk berjalan,menghantam bafqi dan karang.Sudah saatnya menurunkan jangkar yang lama disimpan dan terasingkan.Sudah saatnya menutup layar yang sekian lama terbentang. Ya,kini sudah saatnya ,istirahat dari segala rutinitas dan tekanan tanpa batas.Segala sesuatu yang dipaksa,ditekan penuh beban kini terasa ringan,walau hanya sebentar,aku harap ini bisa mengisi ulang daya dalam diriku,m menyegarkan kembali,meringankan beban pikir. Semua yang dipaksakan memang tidak enak dilakukan,lelah,frustasi,putus asa selalu menyelimuti,berjalan berdampingan seakan menunggu dan tau kapan aku jatuh dan tenggelam atau bahkan seperti perampok yang menghadang dengan kejam tanpa belas kasih sedikitpun tersematkan. Lakukanlah sesuatu sesuai kemampuan saja,janga terlalu dipaksa tapi bukan menyerah begitu saja,uku...

Berjalan

Tak selamanya kita hanya diam dan memandang saja,hanya melangkah tak pasti,cobalah berjalan,berpindah tempat,bergerak lebih ke depan agar tau apa yang akan dilakukan nantinya. Mungkin diantara kita banyak yang bertanya-tanya,mengapa ketika kita berjalan seolah angkasa juga ikut berjalan bahkan sesekali mendahului,jadi fokuslah dengan apa yang ada di depan,dengan apa yang dihadapi,berjuanglah dengan keras. Dunia ini penuh dengan persaingan kawan tapi ingatlah satu hal dunia ini bukan perlombaan yang seolah harus dimenangkan.rasa persaingan itu harus ada agar diri kita terbiasa,dan terlatih bukan untuk berlomba,jika kalah menyerah,jika menang akan tumbang oleh kesombongan. Kita itu seakan mengejar bayangan sendiri,merasa sudah dekat,namun tak kunjung dimiliki ,terus bergerak mengikuti ,jadi jangan terburu-buru kau akan lelah untuk mengejarnya,cukup berjalan berdampingan ,tak akan pergi. Bersambung.... Instagram

Melangkah

Langkah pertama memang begitu berat rasanya,merelakan yang lalu untuk menyapa yang baru.Menyusun langkah-langkah kecil,merakit perjalanan yang terukir,berbagi waktu tiap detiknya. Kata perpisahan yang harus terlontar,meski mulut ini tak ingin mengucap seolah bungkam dan memilih diam.Kaki ini seolah punya jiwanya sendiri,berjalan menyapa debu jalanan,bertatap,bertegur sapa .Berjalan mencari arti diri bukan berlibur seperti preman berdasi bersama selir-selir pengikutnya,tetapi negri ini memanggil seakan telah menunggu untuk berbagi cerita yang telah terjadi. Ini memang masih awal ,masih dini untuk berharap dan menanti,kemana kita akan pergi?pertanyaan yang terus terngiang,entah kenapa sulit untuk menjawabnya,aku pun ragu menjawabnya "kau harus pergi,mencari sebuah batu yang paling keras di dunia ini"bisikan dalam hati,entah siapa itu. Rasa terasing begitu jelas terasa,dikelilingi hal baru , rasa takut selalu menyertai seperti bayangan diri selalu setia disisi. Janganlah selalu ...

Diam

Bukan sebuah pilihan dan sudut pandang,menghindar dari keramaian,memilih sendiri,menikmati alunan emosi raga dan jiwa,mencari kemufakatan percaya pada diri bergejolak laksana ombak bergemuruh menghantam tepian pantai,membawa beribu angan,tenggelam,menimbun dan hilang. Hanya duduk sendiri,dipojok ruangan , berfikir dalam-dalam mencerna untaian-untaian kata yang hendak dilontarkan.mengingat kejadian-kejadian yang hampir terlupakan,berangan-angan bermimpi agar terjadi,merakit potongan-potongan duniawi,berimaji,merealisasikandalam dunia fiksi Hal yang tabu bagi sebagian orang,membuang-buang waktu,tak berpenghasilan,akan ada saatnya nanti dimana diam menyendiri sebuah kebutuhan,dari penatnya lalu lalang dunia.Diam adalah proses sebelum melangkah,harus menimbang-nimbang kemana akan pergi bukan sekadar pergi lalu pulang tapi menikmati setiap langkah yang dipijak. Semua orang bisa memulai lalu berusaha tapi tak semua orang bisa diam dan merencanakan.Tanah lebih berharga daripada air,air harusl...