Singgah
Setelah lama berjalan,raga ini mulai lelah dan mencapai batasnya.Mungkin sudah saatnya perahu itu untuk berlabuh dan singgah,mengistirahatkan baling-baling yang sekian lama berputar,mendorong perahu untuk berjalan,menghantam bafqi dan karang.Sudah saatnya menurunkan jangkar yang lama disimpan dan terasingkan.Sudah saatnya menutup layar yang sekian lama terbentang.
Ya,kini sudah saatnya ,istirahat dari segala rutinitas dan tekanan tanpa batas.Segala sesuatu yang dipaksa,ditekan penuh beban kini terasa ringan,walau hanya sebentar,aku harap ini bisa mengisi ulang daya dalam diriku,m menyegarkan kembali,meringankan beban pikir.
Semua yang dipaksakan memang tidak enak dilakukan,lelah,frustasi,putus asa selalu menyelimuti,berjalan berdampingan seakan menunggu dan tau kapan aku jatuh dan tenggelam atau bahkan seperti perampok yang menghadang dengan kejam tanpa belas kasih sedikitpun tersematkan.
Lakukanlah sesuatu sesuai kemampuan saja,janga terlalu dipaksa tapi bukan menyerah begitu saja,ukur kemampuanmu pelajari dan pahami ,jika usahamu gagal ulangi dan cari tau apa yang membuat kegagalan itu,jangan sampai kau hanya singgah lalu diam tanpa melakukan apa-apa,cobalah untuk singgah dan menetap.
Ingat! Berhentilah berpura-pura seolah semua berjalan sempurna ,hatimu bukan baja.
Bersambung....
Komentar