Muak

Aku muak,terlalu muak akan problematika yang terjadi,terlalu banyak drama yang diperankan,terlalu banyak pemain yang dikorbankan.
Ada apa dengan semua ini,apakah sedang diuji atau hanya permainan orang-orang yang tak peduli.Dari wabah penyakit hingga dikaitkan isu politik tak kongkrit,polemik pendidikan memunculkan perbedaan kasta,perihal kata yang merusak moral anak bangsa 'katanya',yang katanya mewakili rakyat kini berseteru dengan yang diwakilinya,suara-suara menggema lantang keras diikrarkan,sikap seorang pemimpin yang angkuh akan pendapat anggotanya menimbulkan perselisihan antar golongan ya.Membicarakan sikapnya,disamakan dengan pendahulu yang mewariskannya,sumpah serapah dimana-mana,bahwa jabatan hasil pemberian orang tua.
Ah kini harus bagaimana,rakyat kecil seakan menonton pertunjukan,bersuara lantang tak didengarkan,mengomentari dipidanakan 'ah baper sekali anda'.Kasihan mereka yang berhak dipidana karena merenggut harta negara.
Lucu sekali memperebutkan kekuasaan dikala semua tak baik-baik saja,miris melihatnya
Bangsa ini tak pernah salah,Tapi orang-orang nya yang bermasalah.
Tanah ini ibu Pertiwi tak ada ibu yang rela anaknya di hakimi.

Asiknya menonton,drama tak kunjung tersudahi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mekar

Sayang dan harga diri

Masa lalu dan dirimu